
"Hari ini kita akan coba menghubungkan Pulau Tebing Tinggi dengan Sumatera menggunakan Roro yang sudah dinanti-nanti masyarakat. Pelayaran perdana ini diberikan gratis sebagai bentuk kepedulian pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Said Hasyim
Dengan beroperasinya fasilitas ini telah mampu membuka akses Kepulauan Meranti dengan Pulau Sumatera untuk itu Said mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya Kementrian Perhubungan RI yang telah mengalokasikan anggaran untuk membangun fasilitas pelabuhan sehingga program merangkai Pulau Meranti pelan-pelan bisa diwujudkan.
Seperti diketahui, Kepulauan Meranti merupakan satu-satunya Kabupaten di Riau yang masih terisolasi meskipun Pemerintah Kabupaten yang didukung Provinsi Riau sudah sejak lama mengupayakan membuka akses dengan pengoperasian Roro Tahun 2013 silam. Namun karena faktor alam, jalan akses sepanjang 2 KM yang telah dibangun di Kampung Balak putus.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten dan Provinsi Riau akan mencoba mencari solusi terbaik agar jalur Kampung Balak ini dapat dioperasikan, salah satu rencana dengan memindahkan jalan kesisi laut yang dinilai lebih aman dan sifatnya permanen.
Wakil Bupati juga berharap dengan pengoperasian Roro yang menghubungkan Pulau Tebing Tinggi Meranti dengan Pulau Sumatera saat ini dan ke depan menghubungkan Meranti dengan Kepulauan Riau dapat segera mewujudkan visi misi Meranti yakni menjadi bandar perdagangan yang mampu mengangkat kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.