
PELALAWAN--Puluhan masa Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Kuala Kampar (GEMMPAR) dan ratusan pengunjuk rasa dari Aliansi Petani Kuala Kampar (APKK) secara serentak menggelar aksi unjuk rasa mendesak BPN Provinsi Riau agar segera mengevaluasi serta mencabut HGU PT Triseya Usaha Mandiri (TUM) karena wilayah pengoperasiannya pada lahan gambut.
Tak hanya itu, puluhan massa, Rabu (27/7-2022) berhasil menyita kunci alat berat milik PT. TUM di Desa Teluk, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Aksi unjuk rasa itu dilakukan serentak di dua titik yang berbeda yakni Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Kuala Kampar (GEMMPAR) dilaksanakana di depan kantor BPN Provinsi Riau Jalan Pepaya Kota Pekanbaru.
Sementara Aliansi Petani Kuala Kampar (APKK) melakukan unjuk rasa di areal operasi PT TUM di Desa Teluk Kecamatan Kuala Kampar.
Koordinator Lapangan Radi Sufirman dalam oransinya menyampaikan ada beberapa poin tuntutan GEMMPAR yang ditujukan kepada BPN Provinsi Riau sebagai berikut ;